Pendidikan Lingkungan dan Arsitektur Berkelanjutan

Berita tentang kerusakan lingkungan hampir selalu muncul setiap hari seolah-olah merupakan kejadian yang rutin. Bagi arsitektur, pendidikan memegang peranan penting dalam mendorong lahirnya generasi sadar lingkungan. Pendidikan kita saat ini sudah cukup menyampaikan pesan keberlanjutan kebudayaan, lingkungan dan arsitektur, namun hasilnya belumlah memadai. Kita masih terus melihat berlangsungnya perusakan lingkungan.

Pertanyaan penting yang perlu dijawab melalui seminar SCAN#8 tahun 2017 adalah bagaimanakah mengembangkan generasi baru yang lebih peduli terhadap keberlanjutan kebudayaan, arsitektur dan alam?  Adakah cara yang lebih efektif dan efisien untuk mendidik generasi depan agar lebih mendalam dan berorientasi pada keberlanjutan kebudayaan, arsitektur dan alam?

Tujuan seminar SCAN#8 tahun 2017 adalah mengumpulkan pemikiran, strategi, pedoman, manajemen, metoda perencanaan dan perancangan tata lingkungan dan arsitektur pada berbagai skala yang kreatif memberi arah serta mampu mengembangkan generasi sadar diri secara ekologis menuju terciptanya harmoni lingkungan alam dan buatan, sejalan dengan harapan atau jaminan baru bagi keberlanjutan kebudayaan, kelestarian alam dan arsitektur yang sadar dan ramah lingkungan.

Hasil yang diharapkan adalah terhimpunnya berbagai pemikiran dan pengalaman praksis yang dapat digunakan sebagai wawasan, pengetahuan, dan pedoman dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan, arsitektur dan keberlanjutan alam. Dengan demikian, tema-tema yang dibahas dalam seminar SCAN#8 tahun 2017 adalah:

  1. Pemikiran tentang pendidikan keberlanjutan kebudayaan, arsitektur dan alam di kalangan generasi muda.
  2. Konsep dan prinsip untuk membangun generasi yang berperilaku sadar tentang keberlanjutan kebudayaan, arsitektur dan alam.
  3. Strategi dan pedoman mengembangkan generasi yang sadar tentang kelestarian kebudayaan, arsitektur dan alam.
  4. Belajar dari pengalaman tentang pendidikan yang membangun kesadaran kelestarian kebudayaan, arsitektur dan alam secara berkelanjutan.

CATATAN PENTING: Seminar-seminar SCAN selalu bersifat multi-disiplin sebab SCAN menjadi wahana dialog ilmu arsitektur dengan ilmu-ilmu lain. Artinya, berbagai makalah dari para ahli atau penulis dengan basis keilmuan apapun diundang untuk memperkaya (“mencemari”) ilmu arsitektur melalui presentasi dan diskusi dalam setiap seminar SCAN. Prinsip ini berlaku bagi seminar SCAN sejak tahun 2010 hingga tahun 2020.

Advertisements
Posted in Tema | Leave a comment